Tukang Pasang Granit Pekanbaru

Lantai adalah bagian dari rumah yang terakhir dibuat saat orang membangun rumah.  Lantai saat ini sudah banyak sekali modelnya. Bermacam-macam material dapat digunakan untuk finishing lantai rumah anda. Mulai dari keramik, marmer, granit, vinyl dan lainnya.

Salah satu material yang banyak digunakan untuk lantai adalah granit. Granit adalah batu-batuan yang dihasilkan oleh aktivitas metamorfosa gunung berapi. Karena berasal dari alam maka granit mempunyai tekstur yang keras dan kuat. Granit cukup banyak diminati orang karena dapat memperlihatkan kesan mewah dan sangat mengkilap. Selain itu granit saat dipasang tidak terlihat sambungan antar sesamanya karena nat yang tipis. Granit juga dikenal anti gores berbeda dengan keramik yang sangat rentan goresan.  Namun dengan kualitas yang diatas rata-rata menyebabkan harga granit sedikit lebih mahal daripada keramik.

Granit sebenarnya tidak melulu diaplikasikan ke lantai namun dapat juga dipasang di dinding rumah, bahkan perabotan sekalipun seperti meja dan dapur. Pemasangan granit tidaklah sembarangan. Ada teknik khusus untuk memasang granit sehingga hasilnya memuaskan. Dalam pemasangan granit dikenal ada tiga sistem pasang yaitu sistem basah, semi basah dan kering. Berikut ini dijelaskan tentang sistem pemasangan granit.

Sistem Basah

Sistem Basah kebanyakan digunakan pada pemasangan lantai rumah dan dinding luar (eksterior). Berikut dijelaskan tahapan dalam pemasangannya secara rinci.

  • Tahap pertama adalah pembersihan area yang akan dipasangi granit. Pastikan area yang akan dipasang granit harus bersih dari sisa-sisa batu kerikil, pasir, serbuk kayu dan kotoran lainnya. Setelah bersih maka anda bisa mempersiapkan alat-alat dan bahan untuk bekerja. Sortir granit dari yang cacat juga. Perhatikan arahnya dan warna granit. Selanjutnya membuat tanda (marking) pada granit tergantung dari arah pemasangan.
  • Bersihkan granit dari kotoran yang menempel sebelum di coating.
  • Buatlah adonan campuran pasir dan semen perbandingan 3 : 1. Berikan air secukupnya saja jangan sampai berlebihan yang membuat adonan terlalu encer. Mortar juga bisa digunakan sebagai gantinya.
  • Adonan semen dan pasir kemudian ditumpahkan ke atas lantai lalu diratakan dengan ketebalan 2-3 cm. Pastikan permukaan adonan rata agar saat granit dipasang tidak miring dan rata. Setelah itu letakkan granit di atasnya dengan rapi sesuai dengan perencana
  • Granit yang telah dipasang ditutupi dengan resin dan diakhiri dengan proses pelitur (repolish). Proses repolish ini dilakukan berulang-ulang hingga permukaan granit tertutup semua. Untuk mengecek seluruh permukaan sudah ter polish semua maka gunakan gloss meter. Indikator gloss meter yang baik saat menujukkan angka 80- 90%.

Demikianlah proses pemasangan granit dengan sistem basah. Sistem basah ini sangat direkomendasikan untuk pemasangan granit di lantai.

Sistem Semi Basah

Pemasangan granit dengan sistem semi basah hampir sama dengan sistem basah.  Hanya saja campuran semen dan pasir atau mortar tidak dicampur air dulu. Biarkan mortar atau semen dan pasir tadi teraduk sempurna tanpa tambahan air. Sebelumnya anda harus menyiapkan air semen dahulu. Air semen ini digunakan sebagai dasar dilantai yang akan ditaburkan campuran mortar kering tadi. Setelah air semen diletakkan di lantai maka taburkanlah mortar kering hingga rata dan tebal 2-3 cm. Siram kembali cairan semen ke atas mortar tersebut hingga rata. Setelah rata pasanglah granit dengan rapi. Akhiri dengan pemberian resin dan repolish agar hasil maksimal.

Sistem Kering

Sistem kering cukup banyak digunakan untuk memasang dinding baik di dalam rumah atau dinding bagian luar (eksterior).  Adapun langka-langkahnya adalah sebagai berikut.

  • Tahap pertama adalah granit yang akan di pasang dibersihkan dari kotoran-kotoran yang menempel. Selanjutnya sisi-sisi granit di coating.
  • Bor bagian dari tertentu dari granit untuk menempatkan bracket dan pin.
  • Lalu dinding yang akan dipasang granit diberikan tanda atau marking untuk ketinggian, batas pasang, as bangunan.
  • Pasanglah steel frame yang ukuran 5 x 5 cm dan tebal 5 mm pada posisi yang telah di tandai sesuai dengan ukuran granit yang akan dipasang. Bagian ini disebut primary bracke.
  • Steel frame yang telah terpasang tadi dipasangi bracket dan plat. Bagian ini disebut dengan secondary bracket.
  • Apabila primary dan secondary bracket telah terpasang dengan baik, maka pasanglah granit dengan menyambungkan pin ke ubin granit dengan secondary bracket.
  • Akhirnya tutuplah celah atau nut antara granit menggunakan

Demikianlah tadi beberapa cara yang dapat anda terapkan untuk memasang granit. Terapkan masing-masing sistem sesuai dengan kebutuhannya. Jangan sampai anda menggunakan teknik yang salah untuk memang granit karena ini untuk pemakaian jangka panjang. Pilihlah tukang yang sudah berpengalaman dalam hal pemasangan granit. Jika anda memilih tukang pasang granit maka pastikan tukang tersebut sudah memiliki portofolio yang bagus.