Pastikan Instalasi jaringan Listrik di rumah anda sudah benar dan aman!!!

Listrik merupakan sumber energi yang menjadi kebutuhan utama masyarakat saat ini. Hampir seluruh rumah di negeri ini sudah dialiri listrik dan tentunya rumah anda juga. Namun pernahkah anda berfikir tentang keamanan dari instalasi listrik di rumah anda. Keamanan dalam hal instalasi harus sangat dipertimbangkan karena listrik merupakan sumber energi yang cukup berbahaya jika mengalami gangguan. Gangguan pada jaringan listrik bahkan bisa menyebabkan kebakaran dan hal buruk lainnya. Maka untuk memastikan keamanannya anda harus mengetahui cara memasang instalasi listrik yang benar sesuai standar.

Berikut adalah beberapa tips untuk mengetahui apakah jaringan listrik di rumah anda telah terinstalasi dengan aman dan sesuai standar.

  • Pastikan jaringan listrik di rumah anda dilengkapi dengan MCB

Rumah yang dialiri oleh listrik pasti sudah dilengkapi oleh MCB pada KWH meternya. Setelah itu cek lah  berapa ampere ukuran MCB yang benar dan sesuai dengan  rumah anda.

Hal yang harus dipertimbangkan yaitu sesuaikan besaran kuat arus (Ampere) dengan daya listrik di rumah anda. Seperti berikut ini.

  • Jika daya listrik terpasang adalah 900 Watt, maka gunakanlah MCB 4A.
  • Jika daya listrik terpasang adalah 1300 watt, maka gunakanlah MCB 6A.
  • Jika daya listrik terpasang adalah 2200 watt, maka gunakanlah MCB 10A.

FUNGSI MCB:

MCB atau Miniature Curcuit Breaker) yaitu suatu alat pemutus rangkaian listrik pada sistem tenaga listrik yang mampu membuka atau menutup rangkaian listrik pada berbagai kondisi. MCB dapat memutus pada kondisi tegangan normal atau tak normal.

MCB berfungsi mengamankan kabel dari beban berlebih & arus hubung singkat. Dimana MCB akan memutuskan sumber listrik saat terjadi korsleting pada listrik di rumah.

  • Gunakan Pengaman Anti Kontak (ELCB)

Korsleting listrik dan beban berlebih dapat di antisipasi dengan pemasangan MCB. Namun ada hal lain yang juga berpotensi bahaya yakni kebocoran arus listrik ke bumi. Untuk mengantisipasi kebocoran listrik ke bumi maka harus diantisipasi dengan memasang ELCB ( Earth Leakege Circuit Breaker). ELCB ini berfungsi untuk memutus sumber listrik jika terjadi kebocoran listrik ke bumi.

  • Ceklah Jenis Kabel Listrik yang digunakan

Kabel listrik merupakan komponen utama untuk mengalirkan arus listrik. Kabel jenisnya sangat banyak namun anda harus mampu memilih sesuai dengan kuat arus dan beban dayanya. Selain itu untuk memastikan jaringan listrik anda aman maka gunakanlah kabel yang berstandar SNI serta  LMK.

  • Cek dan Recek Ukuran Kabel

Ukuran kabel sangat ditentukan oleh besaran daya yang dialiri oleh listrik di rumah anda. Maka anda harus teliti memperhatikan ukuran kabel yang digunakan dirumah. Ukuran kabel terlalu kecil di rumah dapat menyebabkan kabel tersebut terlalu panas karena menahan beban yang lebih besar  sehingga terbakar.

Kabel istrik yang aman harus sesuai dengan indikator yang telah ditetapkan yaitu sesuai dengan Kemampuan Hantar Arusnya. (KHA).

  1. Perhatikan stop kontak & saklar yang digunakan

Stop kontak dan saklar adalah komponen listrik yang kita akan sering bersentuhan dengan nya secara lansgung. Posisi pemasangannya harus diperhatikan sekali karena akan berbahaya jika salah pasang karena mudah dijangkau anak anak. Posisi stop kontak dan saklar yang aman sekitar 150 cm dari lantai rumah. Jika lebih rendah maka lengkapilah dengan penutup sebagai pengaman.

Selain itu pastikan anda menggunakan stop kontak dan saklar yang berstandar SNI. Jangan tergoda dengan harga murah namun anda mengabaikan keselamatan keluarga anda.

  • Perhatikan Sambungan Kabel

Menyambung kabel sangat berisiko karena dari sambungan kabel tersebut berpotensi akan memercikkan api. Sambungan harus di minimalisir bahkan lebih baik tidak ada sama sekali. Selain itu sambungan kabel agar aman maka sebaiknya gunakan wire nut dan junction box (kotak sambungan)

Gambar 1. Junction Box

Gambar 2. Wire Nut

  • Sebaiknya pasang Kabel Arde di rumah Anda

Periksalah instalasi listrik di rumah anda apakah sudah dilengkapi kabel arde. Jika belum maka gunakan lah.  Lakukan juga pengukuran Grounding (Arde) untuk memastikan Arde sudah terpasang dan tertanam ke bawah tanah (bumi).

About The Author

Related Posts